Rabu, 02 Maret 2011

Pemberontakan yang terjadi di indonesia

BAB I Pendahuluan
Pemberontakan di Indonesia, sudah ada sejak sebelum kemerdekaan. Dan pemberontakan itu, kian hari, kian bertambah seiring berubahnya sistim pemerintahan yang dibuat oleh pemerintah pusat dan karena rasa kekecewaan terhadap cara memimpin pemerintah.

Beberapa pemberontakan yang cukup terkenal adalah pada saat Belanda ingin menguasai indonesia lagi. Dalam menghadapi pemberontakan – pemberontakan tersebut, pemerintah agak kesulitan karena sebagian besar TNI menjaga garis demarkasi untuk menghadapi Belanda.

Oleh Karena itu, pemerintah mengambil 2 cara untuk menumpas pemberontakan tersebut.
    1. Pendekatan yang bersifat damai
    2. Operasi Militer bersenjata

 Semua itu, bertujuan untuk menegakan negara yang berdasarkan pancasila dan memberi rasa aman, nyaman, tentram kepada rakyat Indonesia.

BAB II CONTOH PEMBERONTAKAN DI INDONESIA

  1. Peristiwa Madiun/PKI

Peristiwa Madiun/PKI, disebabkan oleh Jatuhnya Kabinet Amir Syarifudin. Oleh karena itu, Amir bersama Musso membentuk FDR (Front Demokrasi Rakyat). Mereka bertujuan untuk meruntuhkan pemerintahan RI yang berdasarkan Proklamasi 17 Agustus 1945 yang akan diganti dengan pemerintahan yang berdasarkan paham komunis.
Ada beberapa aksi PKI dalam mengacaukan pemerintahan :
1.      Melancarkan propaganda anti pemerintahan
2.      Menyebar fitnah
3.      Mengadu domba kalangan politik
4.      Melakukan pemogokan buruh dan Tani yang terjadi di Delanggu
5.      Mengacau wilayah Surakarta
6.      Menculik dan Membunuh tokoh – tokoh politik di soso, Goeong, Garing (Magetan) dan kresek Madiun
Pendukung dari PKI pun juga cukup banyak. Diantaranya, Partai Sosialis Indonesia, Pemuda Sosialis Indonesia, PPKI, dan Sentral Organisasi Buruh Seluruh Indonesia (SOBSI).
Usaha pemerintah dalam menumpas PKI / Peristiwa Madiun adalah :
1.      membentuk GOM( Gerakan Operasi Militer )
2.      Menunjuk Kolonel Gatot Subroto sebagai Gubernur Militer di Jateng
3.      menunjuk Kolonel Sungkono sebagai Gubernur Militer di jatim
4.      mengerahkan kekuatan – kekuatan TNI dan polisi untuk menumpas kaum Pemberontak di Jateng dan Jatim

  1. Pemberontakan DI-TII

-          Tasikmalaya
7 Agustus 1949, Sekarmadji Marijan Kartosuwirjo melakukan pemberontakan di Tasikmalaya, Jawa Barat. Pemberontakan itu, disebut DI-TII (darul Islam-Tentara Islam Indonesia).
Sebab terjadinya pemberontakan itu, dikarenakan pasukan siliwangi yang hijrah ke Jogjakarta dan jawa Tengah untuk melaksanakan ketentuan dalam perundingan Renvile.
Ada beberapa hambatan yang dimiliki pemerintah saat menumpas pemberontakan tersebut. Yaitu :
1.                Medannya berupa daerah – daerah pegunungan sehingga sangat mendunkung pasukan DI-TII untuk bergerilya.
2.                Pasukan Kartosuwiryo dapat bergerak leluasa di kalangan rakyat.
3.                Pasukan DI-TII mendapat bantuan dari beberapa orang Belanda
4.                Suasana politik sedang tidak stabil dan sikap beberapa kalangan politik telah mempersulit usaha – usaha pemulihan keamanan

-          Jawa Tengah
Pemberontakan DI/TII di Jawa Tengah terjadi di beberapa Daerah, yaitu :
1.      Brebes & Tegal dipimpin oleh Amir Fatah
2.      Pekalongan dipimpin oleh Amir Fatah
3.      Kebumen dipimpin oleh Kyai Moh Mafudz Abdurrachman (Kyai Sumolangu)
4.      Kudus dan Magelang dipimpin Batalyon, Amir Fatah

Strategi penumpasan DI/TII menggunakan beberapa Operasi militer. Diantaranya:
1.      Operasi Militer Gerakan Banteng Negara (GBN)
2.      Membuat pasukan khusus Banteng Raiders
3.      Operasi Guntur
4.      dan Operasi Merdeka Timur

-          Aceh
Pemberontakan DI/TII aceh, dipimpin oleh Teuku Daud Beuroh. Pemberontakan itu, disebabkan oleh rasa kekecewaan Daud Beuroh kehilangan kedudukan sebagai Gubernur Militer dan status Aceh juga diturunkan dari Daerah Istimewa, menjadi karesidenan di bawah Provinsi Sumatera Utara.
Upaya Pemberantasan DI/TII tersebut hanya 2. yaitu :
1.      dengan Operasi Militer
2.      dan dengan cara bermusyawarah secara damai. Musyawarah itu disebut “Musyawarah Kerukunan rakyat Aceh.

-          Sulawesi Selatan
Pemberontakan DI/TII di sulawesi selatan, dipimpin oleh kahar Muzakar. Pemberontakan itu disebabkan karena penolakan tuntutan kahar Muzakar. Yaitu, menuntut agar pasukannya yang tergabung dalam Komando Gerilya Sulawesi Selatan dimasukkan ke Angkatan Perang RIS (APRIS).
Pemerintah melakukan beberapa cara untuk menumpas pemberontakan tersebut. Yaitu dengan pendekatan terhadap Kahar Muzakar, yang diminta untuk menjadi letnan kolonel. Kedua, melakukan Operasi militer senjata.

-           Kalimantan
Pemberontakan DI/TII kalimantan, dipimpin oleh Ibnu hajar atau Haderi Bin Umar. Pemberontakan tersebut disebabkan oleh Rasa Ketidakpuasan Ibnu hajar pada pemerintah dan ingin membentuk negara Islam.
Dalam menghadapi Pemberontakan itu, pemerintah menggunakan beberapa cara. Pertama, mereka melakukan pendekatan terhadap Ibnu hajar dan memintanya masuk TNI. Karena Ibnu hajar melarikan diri, maka, pemerintah membentuk Operasi Bersenjata untuk menangkap dan memusnahkan Ibnu hajar.

  1. Berbagai keadaan Poleksosbud sebelum peristiwa G 30 S / PKI

    1. Keadaan Politik :

Kondisi politik menjadi panas karena antar partai politik saling mencurigai. Antar para ABRI dan partai politik, dan keduanya dengan Presiden. Mereka Bersaing untuk saling merebut pengaruh / saling mendominasi.

    1. Keadaan ekonomi

Keadaan ekonomi amat sangat memprihatinkan hingga muncul; krisis ekonomi nasional. Peluang PKI dan organisasi pendukungnya memperluas pengaruhnya. Dengan memanfaatkan peluang tersebut, PKI menyatakan sebagai partai perjuangan bagi perbaikan nasib rakyat dengan janji – janji naik gaji / upah pembagian tanah dan sebagainya.

    1. Keadaan Sosial Budaya

PKI dan para pendukungnya semakin mendapat pengaruh dengan mengancam dan melakukan tindakan kekerasan. Tindakan PKI inilah yang akhirnya juga ddibalas oleh para anti PKI. Sehingga masyarakat menjadi semakin resah karena sering terjadi pertikaina fisik.

Pembalakan hutan dan akibat yang ditimbulkan

Hutan adalah kawasan yang ditumbuhi oleh pepohonan atau tumbuhan lainnya. Hutan biasanya ada di kawasan yang luas di Dunia. Hutan, mempunyai banyak manfaat. Antara lain sebagai berikut :

  1. Pengikat CO2 (Karbon dioksida) dan menggantinya dengan O2 (Oksigen) yang biasa kita hirup untuk bernafas.
  2. Tempat tinggal hewan.
  3. Tempat penyerapan air ketika hujan.
  4. Pelestarian tanah yang berhumus. Dan sebagainya
Hutan yang ada di dunia semakin sedikit. Khususnya di Indonesia yang  70 persen wilayahnya berupa hutan. Namun, saat ini hutan tersebut banyak ditebang oleh pembalak-pembalak liar yang tidak bertanggung jawab. Mereka tidak peduli dengan penanaman pohon kembali. Sebanyak 42 juta hektar atau 32 persen dari 130 juta hektar luas hutan di Indonesia sudah hilang. Lahan hutan yang tidak ditanami lagi menyebabkan bencana datang. Bencana itu antara lain berupa tanah longsor, banjir, dan sebagainya

Hutan yang tidak ditanami lagi atau gundul, juga menyebabkan banyak hewan punah. Mereka punah karena tidak ada lagi tempat tinggal dan makanan yang cukup untuk kebutuhan mereka. Sehingga, mereka mencari makanan di desa-desa dekat hutan. Akibatnya, banyak penduduk yang mengeluh karena merasa tempat mereka tidak nyaman dan aman lagi.

            Selain itu, fungsi hutan sebagai pengikat oksigen, atau sebagai paru – paru dunia, menjadi rusak. Sehingga menyebabkan suhu di dunia menjadi semakin panas dan berakibat pada peningkatan pemanasan global atau efek rumah kaca.

Demikianlah sedikit uraian yang bisa saya sampaikan. Semoga bermanfaat di kemudian hari.
Melihat fenomena tadi, kita sebagai penerus bangsa haruslah menjaga hutan kita agar tetap lestari. Karena, hutan yang lestari bisa mengurangi bencana yang ada di Indonesia dan akan menimbulkan banyak manfaat lainnya.  

Refrensi : blawgerpoet.blogdetik.com

lies BIGBANG

Yuh-ba-sae-yo...
Yuh-ba-sae-yo?

(yeah) love is pain
Dedicated to all my broken-hearted people
One's old a flame... just scream my name
And i'm so sick of love songs (yeah)
I hate them damn love songs... moment of ours

(geojismar)
Neujeun bam biga naeryeowa neor deryeowa
Jeojeun gieog kkeute dwicheogyeo na
Neo eobsi jar sar su issdago
Dajim haebwado eojjeor su eobsdago
Moshaneun surdo masigo
Sogtaneun mam bamsae chaewobwadosirheo neo eobsneun haruneun gireo bireo
Jebar ijge haedarrago (geojismariya)

Neo eobsneun naegen useumi boiji anha
Nunmurjocha goiji anha
Deoneun sargo sipji anha

Yeah
Yeosgatae
Yeorbadge
Ni saeng-gage
Dorabeorirgeos gatae

Bogo sipeunde
Bor suga eobsde
Modu kkeutnassde
I'll be right here

I'm so sorry but i love you da geojismar
Iya morrasseo ijeya arasseo nega piryohae
I'm so sorry but i love you narkaroun mar
Hwasgime nado moreuge neor tteonabo nae ssjiman
I'm so sorry but i love you da geojismar
I'm so sorry but i love you
I'm so sorry but i love you
(i love you more and more)
I'm so sorry but i love you nareur tteona
Cheon cheonhi ijeojurrae
Naega apahar su issge

Geudaer wihaeseo burreowassdeon nae modeun geor da bachin norae
(ama saramdeureun moreugessjyo)
Nan honja,, geu amudo amudo morrae
(geurae naega haessdeon mareun geojismar)

Horro namgyeojin oetori
Geu soge hemeneun nae kkori
Jumeoni soge kkogiskkogis
Jeobeodun ibyeoreur hyanghan jjogji (hey)
(neon eodisnayo neor bureuneun seubgwando)
Nan darrajirrae
Ijen da useoneomgirge

I'm so sorry but i love you da geojismar
Iya morrasseo ijeya arasseo nega piryohae
I'm so sorry but i love you narkaroun mar
Hwasgime nado moreuge neor tteonabonaessjiman
I'm so sorry but i love you da geojismar
I'm so sorry but i love you
(i love you more and more)
I'm so sorry but i love you nareur tteona
Cheoncheonhi ijeojurrae
Naega apahar su issge

Oh oh oh oh oh
Modeunge kkumigir
Oh oh oh
Igeosbakke andoeneun naraseo

Drop that thing...

Ajigdo neoreur mos ijeo
Ani pyeongsaengeur gado (yeah)

Jugeoseokkajido
Naega jun sangcheo amureossneunji
Mianhae amugeosdo
Haejunge eobsneun naraseo

I'm so sorry but i love you da geojismar
Iya morrasseo ijeya arasseo nega piryohae
I'm so sorry but i love you narkaroun mar
Hwasgime nado moreuge neor tteonabonaessjiman
I'm so sorry but i love you da geojismar (but i love you)
I'm so sorry (so sorry) but i love you
(i love you more and more)
I'm so sorry but i love you nareur tteona
Cheoncheonhi ijeojurrae
Naega apahar su issge

Bye bye...